Sekian banyak hal,sekian banyak kejadian yang telah kita lalui,yang telah kita rasakan,ketika hidup tidak kita manfaat dengan baik maka hidup terasa sia-sia.
Bekerja,belajar,dan lain-lain yang dapat menghasilkan nafka itulah maanfaat kita hidup.
Hidup pula kita merasakan indahnya dunia,hidup juga kita rasakan diman kita sedang mengalami penderitan pada dasarnya "hidup itu kemungkinan dan mati adalah kepastian" artinya kita hidup hanya untuk menjalani tugas sebagai manusia bukan berarti kita akan hidup selamanya dan pada ahirnya akan kembali ke tanah.
Kita hidup juga selalu ketergantungan dengan orang lain kenpa demikian?ya karna kita sebagai mahluk ciptan tuhan yang memiliki akal danu budi kita tidak perna terluput dari bantuan orang lain,ketika kita tidak membutuhkan orang lain boleh kita dikatakan mausia untuk hidup sendiri dalam arti hidup untuk sesat.
Hidup ketergantungan itu adalah cara awal kita menjalankan sebuah proses,setelah proses itu kita wujudkan makan ketergantungan itu akan terus terlengket dalam diri kita dan tidak akan hilang karna kita tergantung pada orang,dan orang juga akan tergantung dengan kita dalam halnya ketika kita membutuhkan bantuan orang lain misalnya dalam mengurus pekerjaan maka tidak tutup kemungkinan orang dengan senang hati membantu kita,begitu juga sebaliknya ketika orang membutuhkan bantuan kita maka kita juga bisa melayani dan membantu yang membutuhkan kita.
Ada juga orang yang sering menggunakan istilah "hidup harus santai" saya jawab "iya"
Tetapi bukan berarti santai dalam segala hal "oh tidak",apakah kita sante dalam bekerja tugas,apakah kita santai dalam bekerja keras,kita merasa hidup santai karna kita telah merasakan bagimana pahitnya hidup kalua kita santai tetapi kita tidak merasakan pahitnya hidup berarti kita bukan orang,mungkin kita adalah manusia yang diciptakan tuhan yang memiliki naluri yang berbeda dengan manusia lain, itu ketika kita tidak mengenal pahitnya hidup.tetapi saya yakin bawah manusia selalu hidup dengan bantuan orang lain dan saya yakin bawah manusai sering kali mengalami pahitnya hidup.
dari sekian banyak ciptaan tuhan hanya manusia yang memiliki akal buda,manusa dapat melakukan apapun yang dia inginkan dan yang serupa dengan tuhan,
mungkin ada ciptaan lain yang memiliki akal budi selain manusia saya juga kurang tau.
Maka dari itu kita dituntut untuk manfaatkan hidup dan akal budi dengan kereja keras,belajar dan berbuat baik.
Menentukan nasib itu sangatlah tergantung dari cara berpiki,cara pergaulan dan lain-lani,karna ada dua kemungkinan yaitu hiduh dengan kegagalan dan hidup dengan kesuksesan itu semua tergantung dari cara berpikir dan cara pergaulan.
Mungkin dengan banyaknya kita bergaul dengan orang-orang yang berpengalaman dari situ kita belajar,dari situ kita renungkan bawah saya haru sukses karna orang berpengalaman sering kali mendorong kita untuk semangat.itu yang pertam,kemudan pergaulan kadang juga membuat kita jatu dan akan tidak menghargai waktu dikarnakan asiknya berteman sampai-sampai kita lupa tugas dan kewajiban kita sebagai pelajar dan lain-lain.
Dari situ bawah hidup adalah sekalih dan mati tak akan kembali dan hidup adalah kemungkinan dan mati adalah kepastian
Karangan :Hendra Eka Nganta