Dikutip dari pembentukan diri saya sendiri, mulai dari cara berpikir dan pergaulan.
▪membentuk diri sendiri dengan pergaulan yang pas-pasan.
Dalam arti bawah pergaulan haruslah pas"an, memang pergaulan itu penting tetapi ketika pergaulan disalah gunakan maka akan muncul dampak yang berbahaya bagi diri sendiri, bukan bermaksut untuk disalahkan pergaula dan larang untuk bergaul tetapi ada juga kegagalan muncul karna kurang paham bagiman pergaulan itu sendiri, misalnya orang- orang tidak perna menyentuh rokok atau mengisap rokok akan ada perubahan ketika bergaul dengan para perokok dan itu tergantung dari dalam diri.
Yang paling baik adalah boleh bergaul dengan siapa-siapa dan berkwan dengan siapa" tetapi tidak harus melibatkan berhentinya keperjuangan. Misalnya berhentik kerja, sekolah dan lain-lain
Ada juga pergaulan yang membuat proses perkembangan dan pikiran sesorang menjadi wawasan besar misalnya berkawan dengan orang-orang yang telah berpengalaman kerja atau yang sudah memilik proses pendidikan telah selsai. Bahkan mereka memberikan motivasi-motaivasi yang bermanfaat untuk kita. Itu adalah salah satu proses perkembangan yang akan membawa kita semangat dalam perjuangan.
▪Menuju perubahan
Dengan adanya pendidikan manusia semakin banyak memiliki perubahan terutama perubahan cara berpikir dan cara menilai mana yang baik dan mana yang buruk di dunia.
Menuju perubahan memang sulit dalam arti bawah mulai dari usia remaja hingga injak kedewasaan perjalanan itu sering kali terjebak dalam kelemahan cara berpikir.Perubahan dalam diri bertahap-tahap mulai dari cara berbicara, cara berpikir dan lain" itu adalah proses perubahan dalam diri.
Pada dasarnya, semua manusia awalnya buta tulisan (tidak bisa menulis dan membaca). Namun, sesuai dengan perkembangan otak manusia dan peradaban, manusia akhirnya bisa menulis dan membaca. Dengan adanya tulisan ini, maka kehidupan manusia dalam keseharian akan adanya perubahan.
● Manusia belum mengenal tulisan dikutip dari defenisi praksara
Defenisi praksara itu sendiri adalah
Praaksara" adalah istilah baru untuk menggantikan istilah "prasejarah". Penggunaan istilah prasejarah untuk menggambarkan perkembangan dan perubahan cara berpikir, kehidupan dan budaya manusia sebelum mengenal tulisan dianggap kurang tepat. Kata "prasejarah" terdiri atas dua kata, yaitu kata "pra" artinya sebelum dan kata "sejarah" yang bermakna aktivitas manusia di masa lalu. Jadi, kata prasejarah bermakna sebelum ada aktivitas manusia. manusia pada saat itu belum mengenal tulisan pada masa praksara.
Tentunya kehidupan manusia saat ini sangat berbeda dengan kehidupan di masa lalu.
Saat ini banyak manusia sudah memiliki perubahan dan perkemangan yang sangan besar itu semua karna adanya pendidikan.
▪ kedewasaan
KEDEWASAAN dapat diartikan kematangan dalam berpikir, bersikap, bertindak dalam mengambil suatu keputusan dengan bijaksana.
Kedewasaan ini dapat dipengaruhi oleh cara berpikir, pendidikan dan pergaulan dan pengalaman hidup, kedewasaan secara piskologis tampak melekat bagimana kematangan cara berpiki, bagimana menghadapi permasalahan- permasalahan tanpa melinatkan emosional.
Versi yang terus melekat dalam dunia kedewasaan adalah menghadapi permasalan dengan betul-betul tidak adanyan emosional dan selalu menunjukan sikap yang begitu tegas.
cendrung kedewasaan bisa memilih dan menilai bawah mana yang buruk dan mana yang baik, Kamu bisa melihat baik dan buruknya hal yang kamu pilih atau lakukan dalam hidup. Menjadi baik atau buruk adalah pilihan hidup. Ketika kamu sudah dewasa, tentunya kamu hanya akan memilih hal yang baik, bukan? Baik itu terkait dengan pergaulan, pekerjaan, gaya hidup dan lainnya.
Oleh: Hendra Eka Nganta