MAKALAH HAKIKAT KARYA TULIS ILMIAH.
KELOMPOK 1
1.DIONISIUS NANDO HARDUM
2.HENDRA EKA NGANTA
3.LAURENTIUS EFRITHERSING
4.ALFONSIUS RAMELONGGINUS
5.FEBRIANUS ENJANG
6.MARIA JELITA ANUL
7.IIN AFRYANI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA SANTU PAULUS RUTENG
TAHUN AJARAN 2021/2022
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha esah atas segalah rahnmatNya sehingga makalah ini dapat tersusun sehingga selsai.Tidak lupa juga kami mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang berkontribusi Dengan memberikan sumbangan baik mareri maupun pikiranya
Harapan kami semoga makalah ini dapat menanbakan pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca,untuk kedepanya dapat memperbaiki bentuk baik maupun menambah isi makalah agar benjadi lebih baik lagi; karna keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak kekuranga dalam makalah ini, oleh karna itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR ISI
Judul .........1
Kata pengantar ........2
Daftar isi............... 3
BAB I: PENDAHULUAN......... 4
Latar Belakang ...........4
Rumusan masalah ..........4
Tujuan ...........4
BAB II: PEMBAHASAN ........5
Pengertia Hakikat KTI ........5
Jenis-jenis KTI .............5
Ciri-ciri KTI .............6
Ciri-ciri kebahasaan Ilmiah ........7
Jenis-jenis kegiatan ilmiah.......... 8
Syarat-syarat KTI ............8
BAB III PENUTUP ........9
Kesimpulan .........9
Daftar Pustaka.......... 9
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Menulis adalah sebuah keterampilan.,sebuah keterampilan tidak akan terwujud tanpa adanya pelatihan. Penting bagi kita membentuk diri supaya memiliki keterampilan yang baaik yaitu dengan terus menerus berlatih menulis dengan cara yang benar. Jika kebiasaan itu telah dimiliki, langkah selanjutnya adalh memoleh agar tulisan tersebut komunikatif dan benar sesuai dengan kaidah yang berlaku. kaidah atau ketentuan menjadi penting artinya karena salah satu ukuran untuk menilai apakah tulisan itu dapat disebut karya ilmiah atau bukan berwujud tata tulisan
Karya illmiah adalh karya tulis yang substansinya bersifat ilmiah, tata tulisan sesusai dengan ketentuan yang berlaku, dan sikap ilmiah penulisaanya mewarnai seluruh karya tersebbut. Maka, dalam makalah ini akan dibahas mengenai: Pengertian Karya Tulis Ilmiah dan Kebahasaan.
B. TUJUAN
Pengertian KTI?
Jenis-jenis karya Tulis Ilmia?
Ciri-ciri tulis Ilmiah?
Ciri-ciri bahasa ilmiah
Jenis-jenis kegiatan ilmiah
Syarat syarat karya tulis ilmiah
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN KARYA TULIS ILMIAH
Karya tulis ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori, dan atau bukti-bukti empiric.
Tujuan penulisan karya illmiah, antara lain untuk menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi, untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan, mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan atau hasil penelitian.
Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfat untuk meningkatkan ketersmpilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikan secara sisteatis, memperluas wawasan, Serta memberikan kepuasan intelektual, disamping menyumabang terhadap cakrawala ilmu pengetahuan.
Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan dengan gaya bahasa yang populer atau santai sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca.
B. JENIS- JENIS KARYA TULIS ILMIAH
▪ Makalah
Makalah adalah jenis karya tulis ilmiah yang mengulas mengenai data di lapangan yang sifatnya empiris,sifat lainnya adalah objektif,yakni terhadap permasalahan yang tengah berkembang di tengah masyarakat . Selain itu,isi dari makalah juga sering kali merupakan hasil analisis logistik dari penulis.
▪ Tesis
Merupakan salah satu karya tulis ilmiah yang di dalamnya menguak suatu pengetahuan baru secara empiris sekaligus teoritis. Empiris yang disini adalah penulis ,menuliskan pengalaman yang di dapat selama melakukan penelitian. Sedangkan yang dimaksud secara teoritis adalah penulis melakukan penelitian dengan melakukan pengujian terhadap teori-teori yang ada. Yaitu dari peneliti sebelumnya yang mengusung tema penelitian yang sama.
▪ Skripsi
Merupakan karya ilmiah yang ditulis berdasarkan penelitian yang memiliki ruang lingkup lebih kecil;namun di harapkan untuk membahas secara tajam dan mendalam. Skripsi juga disusun dengan menggunakan opini dari penulis setelah menyimpulkan hasil pendapat dan data dari peneliti. Sedangkan untuk metodologi penelitian digunakan yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif.
▪ Disertasi
Merupakan karya tulis yang di susun dari temuan asli dari penulis melalui kegiatan penelitian. Bisa juga di artikan sebagai karya ilmiah yang memaparkan temuan penulis dari suatu pendapat yang di buktikan secara ilmiah.
▪ Artikel
Merupakan suatu karangan tertulis dengan panjang yag tidak di tentukan dengan tujuan untuk menyampaikan ide atau gagasan serta fakta dengan maksud mendidik,mengibur,dan meyakinkan. Artikel juga merupakan karya tulis yang lengkap, tulisan nonfiksi,serta karangan tertulis yang memiliki panjang tidak menentu.
C. CIRI-CIRI KARYA TULIS ILMIAH
Data pendukung Beberapa ciri tulisan ilmiah yang perlu diketahui, antara lain:
Tulisan menggunakan metode ilmiah,ciri-cirinya:
a. Tulisan menggunakan didukung menggunakan data empiris artinya,ada datayang sebagai alat pembuktian atau jawaban-jawaban pertanyaan yang disampaikan dalam tuisan
Bahasa yang digunakan adalah bahasa baku dan banyak menggunakan istilah teknis.
Pengetahuan yang disajikan didasarkan pada fakta atau data atau pada teori-teori yang telah diakui sebenarnya.
Tulisan disusun menggunakan gaya tulisan tertentu yang memiliki ciri-ciri. .
Tulisan menggunakan didukung menggunakan data empiris artinya,ada datayang sebagai alat pembuktian atau jawaban- jawaban pertanyaan yang disampaikan dalam tuisan
b. Bahasa yang digunakan adalah bahasa baku dan banyak menggunakan istilah teknis.
c. Pengetahuan yang disajikan didasarkan pada fakta atau data atau pada teori-teori yang telah diakui sebenarnya.
d. Tulisan disusun menggunakan gaya tulisan tertentu yang memiliki ciri-ciri:
Bersifat objektif.
Tidak mengandung unsur nilai moral dan emosi menggunakan bahasa baku.
Gagasan dibangun secara sistematis dan logis.
D. CIRI-CIRI BAHASA ILMIAH
- Baku
Struktur bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa bahasa Indonesia baku,baik mengenai struktur kalimat maupun struktur kata.demkian juga pemilihan kata istilah dan penulisan sesuai kaidah ejaan.
- Kuantitatif :
Keterangan yang ada pada kalimat dapa diukur secara pasti.
- Tepat
Ide yang diungkapkan harus sesuai dengan ide yang dimaksudkan oleh penulis dan tidak mengadung makna ganda.
- Denotatif
Kata yang digunskan atau dipilih sesuai dengan arti yang sesungguhnya dan tidak diperhatikan perasaan karena sifat ilmu yang objektif.
- Jelas
Mengetahui bagian-bagian mana saja yang merupakan subjek, predikat, objek, keterangan dan setiap kalimat memenuhi kaidah bahasa.
- Runtun
Runtun yaitu ide yang diungkapkan secara teratus sesuai dengan urutan tingkatanya.
- Cendekia
Cendekia yaitu bahasa Indonesia mampu digunakan untuk mengungkapkan hasil berpikir logis secara jelas dan tepat.
- Format dan objektif
Komunikasi ilmiah melalui teks ilmiah merupakan komunikasi formal, oleh karena itu dalam penulisan dan penyampainnya harus objektif.
Lugas dan jelas bahasa Indonesia keilmuan digunakan untuk menyampaikan gagasan ilmiah secara jelas dan tepat.
# Ragam bahasa ilmiah
Ragam bahasa haruslah baku;oleh karena itu penulisannya harus mengikuti kaida-kaidah bahasa baku, menggunakan kata struktur frasa dan kalimat-kalimat yang baku.
Dalam ragam bahasa illmiah banyak digunakan kata-kata istilah, kata-kata tersebut digunakan dalam arti denotative bukan dalam arti konotatatif
Dalam ragam bahasa ilmiah digunakan kalimat yang efektif, yaitu kalaimat yang secara tepat dapat mewakili gagasan pembicara/penulis, dan dapat menimbulkan gagasan yang sama dengan pikiran pendengar maupun pembaaca seperti yang dipikirkann oleh penulis.
Ragam bahasan ilmiah lebih berkomunikasi dengan pikiran daripada perasaan, bersifat tenang, hemat dalam penggunaan kata, tidak emosional serta jelas.
Hubungan antara unsur-unsurnya, baik dalam kalimat maupun dalam paragraph, dan hubungan paragraph yang satu dengann paragraph yang lain bersifat padu.
Hubungan antara unsur-unsurnya bersifat logis, artinya penngunaan kalimat yang bermakna ganda atau ambigu harus dihindari.
E. JENIS-JENIS KEGIATAN ILMIAH
Seminar
Seminar Adalah pembahasan masalalah ilmiah,meskipu topik biasanya dibahas adalah masalah yang sehari-hari.Tujuanya yaitu untuk mmembahas masalah untuk mencari solusi pemecahan masasalah,maka dari itu seminar harus selalu diakiri oleh keputusan-keputusan kesimpulan sebagai hasil dari pendapat dan terkadang diikuti Rekomendasi atau resolusi bersama.
Diskusi
Diskusi adalah bertukar pikiran mengenai suatu masalah,agar memahami,menemukan faktor penyebab terjadinya masalah,serta menemuka jalan keluar.Diskusi juga yaitu cara menukarkan pendapat, informasi,maupun pengalaman yang teratur dan bertujuan untuk memperoleh pengertian lebih detail,lebih teliti mengenai sesuatu atau mengenai sesuatu dan mempersiapakn kesimpulan
Rapat
Rapat adalah sebuah sarana komunikasi kelompok dan resmi bentuk langsung tatap muka,dan biasanya diselenggarakan oleh berbagai organisasi,baik organisasi pemerintah maupun sewesta.
F. SYARAT-SYARAT
Objektif, yaitu data yang diperoleh dari kenyataan harus dilaporkan dan dianalisa secara objektif. Selain itu, dilakukan secara benar, teliti, dan tanpa prasangka.
Jelas tegas, singkat, sederhana, dan teliti. Kalimat yang digunakan harus jelas dan tegas;dan juga kata kata atau istilah yang baru atau asing di jelaskan dengan keterangan yang jelas.
Sopan dan Rendah Hati; hal ini tergambar dari kata kata dan kalimat bahasa yang dipakai.Tidak ada kata atau kalimat yang menggurui pembacanya. Sikap ini tidak akan mengurangi maksud tulisan dan kesimpulan yang disajikan, agar tulisan itu berbicara secara objektif.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Karya Ilmiah merupakan karia tulis yang menyajikan gagasan,dekripsi atau pemecahan masalah secara sistimatis,disajikan secara objektif dan jujur dengan menggunakan bahasa Baku,serta didukung oleh fakta,teori, dan atau bukti-bukti empiric.
Karya tulis ilmiah atau sering disebut KTI,juga memiliki berbagai jenis-jenis karya tulis ilmiah antara lain;Makalah,Skripsi,Tesis,Disertasi.Dan juga banyak karya tulis ilmiah lainya.
Dalam karya ilmiah bahasa yang digunakan adalah bahasa yang baku,kuantitatif,denotative,lugas dan jelas,runtu,cendekia,format dan objektif.
B.Saran
Karya tulis ilmiah ini kami buat menurut hasil kerja kami,ada pun kegunaan karya tulis ilmiah yang mendasar yaitu mendorong kita untuk semangat dalam belajar berpikir tentang masalah yang sesuai dengan fakta dan teori misalnya kerja kuliah nyata.Dalam penulisan karya tulis ilmih juga harus jelas dan objektif.