Tahun berganti tahun,bulan berganti bula,hari beganti hari.
Kenyataan selalu muncul dalam hidup,segala kesedian,keadaan buruk,siap untuk di nikmat.
Kita tidak tau bawah hidup akan berahir dihari esok,dan kita juga tidak tau keperjuangan kita hasil akirnya gagal sehingga berangkat mencari perjuangan yang baru.
Dari situ hidup harus siap menerima segala hal,bisa menerima kegagalan,bisa menerima kematian.Tentu buka hal yang baik didengar ketika gagal tetapi itu adalah topik pemicaraan dari orang".
Sebenarnya kegagalan buka hal yang disengajakan,kalau menurut pengelihatan dari sesorang kegagalan dalam perjuagan itu tergantung dari garis tangan,meskipun kita berdoa tetapi tidak adanya kerja keras maka kegagalan akan menghampiri kita dan tetapi ketika berdoa dan kerja keras dipadukan maka kemungkinan besar kesuksesan akan menghampiri kita.
Menerima keadaan apapun itu salah satu kewajiban dari manusia enta kemampuan tidak mencapai sukses dll, keadaan sering kali memaksa kemampuan dari sesorang.
Segala sesuatu yang menghasilkan uang itu harus disukuri buka berarti menghasilkan uang dengan cara tidak baik,tetapi dengan cara halal.
siap dalam segala hal,dan menerima keadaan.
Hidup dalam kekudusa,kalau mau sukses maka berjuanglah,kalau mau berjuang harus berani,kalau mau berani,harus beriman ,ketika ingin beriman harus dekat dengan tuhan yaitu berdoa.
walaupun tantangan sering kali menghampiri kita,tentu kita sebagai manusia harus menerima itu semua karna setiap manusia tidak terluput dari tantangan yang membuat semangat hampir pudar padahal ketika kita menerima dan jalani saja dengan sendirinya kita bisa mengatasi tantangan itu.
Melati diri untuk sibuk,ketika kita banyak kesibukan maka kita akan terbiasa dengan segala hal yang merumitkan diri kita,karna melati dari hal yang kecil hingga hal" yang lebih besar.siap dengan segala hal yang sering merumitkan diri sendiri.
Kebiasaan yang merujuk pada sebuah tata semangat yang tidak perna pudar,melekat pada diri sesorang meyakinkan bawah kita berjala di jalur yang benar yaitu semangat,ketika cape tetapi kita semangat itu berarti kita berada dijalur yang tepat karna kebiasaan semangat mendorong kita terus berkarya dan juga.
Kita sendiri sebagai motor (penggerak) dalam segala pekerjaan terlebi khusus bagi orang"berpendidikan,kita dituntu belajar dan membina mental,mental merujuk dari diri sendiri sebagai modal untuk masa depan.
Melati diri untuk berpretasi memanglah sangat sulit,tetapi salah, hal yang biasa; lebih baik salah, dalam pelatihan dari pada salah turun lapangan.salah muncul dari mana? Ya dari kita sendiri,kenapa demikian karna sesuatu yang tidak meyakinkan diri sendiri yaitu mental dan tidak percaya diri, pada saat berbicara atau berargumen,kita merbicara kadang juga kaku,gemetar,itu semuat tidak percaya kepada kemampuan kita sendiri.
Begitu pula dengan soal percintaan harus menerima segala hal,kita mencintai harus berani menerima sakitnya hati,karna siapa yang berani mencintai dia juga harus berani menerima kenyaatan yaitu sakit hati itulah dunia percintaan.
hal yang sering terjadi dalam percintaan adalah ketika kita disakiti oleh sesorang dan kita tidak menerima kenyataan atau menerima apa yang telah terjadi,sehingga banyak orang karna tidak menerima kenyataan mumculha pikiran untuk menyakitkan diri sendiri misalnya bunu diri karna percintaa.sebenarnya ketika kita melati diri untuk mengontrol dan bisa menerima maka tidak ada yang namanya bunu diri.
Cinta tak harus seperti matahari,seperti lampu suda cukup tidak perlu terang yang terpenting nyala terus dan tidak boleh padam.
Penulis:hendra