Perempuan,untukmu kehebatanmu tak bisa tertandingka,engkau bahkan merelahkan nyawa dan meninggalkan ayah dan ibu demi sebuah hunungan cinta.
Buatmu jadila perempuan yang penuh dengan kesabaran dalam hidup. Jangan jadi perempuan yang lemah.Yang perlu kalian tahu bahwa kebiasaan kalian dalam menjalankan hubungan berpacaran kalian selalu mendepankan perasaan dibandingkan dengan logika kalian.
Sebenarnya kalian harus mendepankan logika, seorang laki-laki pintar dalam menguasai pikiran kalian hingga perasaan pun jatuh dalam lubang.
Ketika kalian mendepankan logika maka lelaki akan sulit untuk menguasai pikiranmu dan perasaanmu. Ingat tuhan tidak perna mengatakan bahwa perasaanmu lemah dan kalian lembek dalam menghadapi laki-laki.
Kalian harus tahu bahwa dalam mencari nafka hidup bukan cuma laki-laki yang bisa mencari uang, kalian bisa mengerjakan apa yang di kerjakan oleh laki-laki, misalnya mengajar, bekerja di kantor, membajak sawah, dan kerja berat lainya.
Laki-laki memang diciptakan lebih awal dibandingkan perempuan, mereka diciptakan untuk mencari makan dan perempuan diciptakan untuk mendampingi laki-laki dan perempuan diciptakan dengan kepintaranya.Awal mulanya bukan laki-laki yang tau bagimana cara membuat rumah, bukan laki" yang tau bagimana menanam melainkan perempuan.
Lantas kenapa setiap kali kalian di sakiti oleh sesorang laki-laki yang dianggap laki-laki tersayang kalian selalu menangis, ingat menangis disebabkan oleh perasaan yang lembek padahal ketika kalian berlatih untuk menahan perasaan lembekmu itu bukan tidak mungkin kalian tidak akan menangis.Perasaan cintamu kepada lelaki sudak besar ketika disakiti ya menangis.
Kalau kalian memiliki logika yang panjang dan bisa menilai bagimana karakternya laki-laki, yakinlah kalian tidak akan dikuasai oleh suara mutiara dari laki".
Laki-laki memiliki logika yang besar untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dan perempuan lebih membutuhkan perhatian dari laki-laki dan perasaan dibandingkan logika.
Kalian harus tahu satu saat nanti bukan orang yang saat ini yang menjadi jodohmu, kenapa kalian merelahkan air matamu jatuh dan membasahi pipimu yang mulus demi cinta yang tak pasti menjadi milik kalian.