Hendra penulis
Ruteng Manggarai Tampil di muka umum atau di depan banyak orang tak semudah yang di ucapkan,tidak mudah menurut saya dan hal itu harus membutuhkan mental yang matang sehingga tidak merasa takut.
Pada saat melihat atau pada saat kita tanpil disitu kita merasa bahwa diri kita di pandang dari kaki hingga ujung rambut terlebih khusus penilaian pada saat kita berbicara.Apa yang mereka lihat dan yang mereka dengar adalah sesuatu yang berdasarkan apa yang kita tampilkan.
Dan munculah perasaan yang mengatakan bahwa mungkin penampilan saya tidak bagus dan cara berbicara kurang baik,tetapi audiens menilai kita bahwa apa yang kita ungkapkan itu baik,namun karena kita tidak percaya diri maka muncul perasaan gerogi atau takut.
Itu semua permulaan dan awal dari kesukesan.Pada dasarnya kita akan berada pada tengah-tengah masyarakat,pada perguruan tinggi ada istilah KKN atau kerja kuliah nyata di situ ada yang namanya pengabdian kepada masyarakat.Dan pada saat pengabdian itu kita di tuntut untuk menjadi sesorang yang berani dalam memecahkan masalah di lingkungan masyarakat baik masalah yang lebih besar atau kegiatan lainya.
Berawal dari simulasi di lingkungan perkuliahan kita di tuntut untuk mental sehingga pada saat turun lapangan kita telah terbiasa menghadai orang-orang banyak dan itu harus wajib.Maka dari itu teruslah berlatih agar agar terbiasa.
Tampil di depan banyak orang juga ada keterkaitan dengan kepemimpinan,kepemimpinan ini berawal dari pelatihan yang sangat aktif dalam melatih untuk berkomunikasih.Hal ini bertujuan untuk membina mental dalam mengembangkan kemampuan.Berawal dari dalam kelas kuliah hingga sampai di forum yang lebih besar kita akan terbiasa berkomunikasi dengan baik tentunya banyak membaca dan berdiskusi.
Berdiskusi juga dapat menghasilkan sesuatu mental yang dapat tampil dalam segala persoalan,diskusi dengan teman atau pun dengan orang-orang yang memiliki kemampuan atau pendidikan yang lebih tinggi dapat menambah wawasan baru.
Mari terus berjuang dan terus berpikir di masa muda ini,karena berpikir dapat menghasilkan konsep baru.
